The OverFlow

“Kelebihanku adalah menerima mu dengan sempurna.”
— Pamelia
“Kelebihanku adalah aku bukanlah dia.”
— (via zarry-hendrik)
Lelah Tuk Menemukan

zarry-hendrik:

Tidak sebentar aku berkeliling
Telah banyak sudah yang kutemukan
Hingga detik ini aku percaya
Mencintai bukan sekadar kemungkinan

Aku lelah disakiti
Aku bosan mengecewakan
Terjebak di permainan sendiri
Aku ingin bebas dan dipulihkan

Cinta adalah perkara kesiapan
Keinginan telah lama butakan hati
Ini aku yang sekarang
Butuh membahagiakan tuk dibahagiakan

Siapakah yang telah Tuhan siapkan
Aku lebih dari memilih;
Menerima pilihan Tuhan
Sebab yang tepat itu dari-Nya

(z.h)

abcdfuck

kaya terbang dan terhempas… tanpa berarti apa-apa

terbang saat berada dalam kebersamaan, dan terhempas saat digelap malam sendirian…

im feeling a mass :(

who am I became ?

anybody may help me to answer is ?nothing.. except myself..

so what I have been did to get the answer ?
that’s too many :’)

I had sent my cv to every hospital in Jakarta and Bekasi.
but don’t yet tried into pkm, I knew.. will am I ? of course!!
and I know its will ended the same like the others… waiting~ hufftt
atau bahkan perusahaan non kesehatan pun telah berulang kali dicoba, guess what ? i’m fail, yeaah fail.. okay let it flow..

Berikut adalah list target gue diluar nonkes hingga kembali lg jadi kes :’)

- FKMUI (I must pass in it selection)
- get graduation at 2016 Amiiiin
- have work…
- partner bareng abo dan buds
- buka klinik sampe jadi RS dan mendirikan taman bacaan yg didalam nya ada tempat jajan, live music classic or jazz disekitar situ.
- in my 35th years has got free financial Amiiiiiinnn
- nikahnya kapan pam ? hahaha

This may be true gaes

This may be true gaes

Parfum

kita adalah sengketa di malam klorofom
saat parfummu membunyikan kesedihan
dari pintu-pintu hujan
dan surat-suratmu yang berlarian
sebelum tiba di wesel pertama

adalah kerinduan, yang tetanus
saat kau terlindungi dari langit humus
dan kita menerka di mana
akhir dari sebuah perasaan

mungkin di tebing itu, yang tak terpantulkan
mungkin di rahim itu, yang tak terkuburkan
mungkin pula, hanya di musim gugur
ketika debu membentang dan setiap wajah
menjadi tua, menjadi lilin, menjadi luka

di malam klorofom, hanya aromamu
yang masih tersisa,
yang tak kuketahui
di mana arah terminusnya.

source: http://surgakata.wordpress.com/2013/04/10/sajak-lampung-post-7-april-2013/#more-1654